Rhany Chairunissa Rufinaldo
14 Desember 2018•Update: 15 Desember 2018
Alaattin Dogru
DAKAR, Senegal
Setidaknya 47 etnis Tuareg tewas dan puluhan lainnya terluka akibat serangan sekelompok orang tidak dikenal di Mali pekan ini.
Sebuah kelompok beranggotakan sembilan sampai 12 pria bersenjata menyerang daerah Tassalatine dan Tinabaw, 60 kilometer dari kota Menaka selama dua hari terakhir, menurut laporan media setempat.
Para penyerang juga membakar padang rumput seluas 80 kilometer.
Ada sejumlah kelompok bersenjata yang aktif di Mali utara, di mana pasukan perdamaian Prancis, Mali dan PBB melakukan operasi kontraterorisme.
Ketegangan di Mali meletus pada 2012, menyusul kudeta yang gagal dan pemberontakan Tuareg yang pada akhirnya memungkinkan kelompok militan yang terkait dengan al-Qaeda untuk mengambil alih bagian utara negara itu.
Pada 2015, pemerintah dan beberapa kelompok pemberontak menandatangani perjanjian damai.
Sengketa politik dan masyarakat terus memicu ketegangan di Mali, sehingga mengganggu pelaksanaan perjanjian damai.