Rhany Chairunissa Rufinaldo
29 Agustus 2019•Update: 29 Agustus 2019
Gozde Bayar
RIYADH
Pasukan koalisi pimpinan Saudi mencegat sebuah drone yang diluncurkan oleh pemberontak Houthi dari Yaman ke arah Kerajaan Saudi, kata juru bicara koalisi pada Rabu malam.
Kolonel Turki al-Maliki mengatakan pasukan koalisi berhasil mencegat dan menembak pesawat tak berawak di wilayah udara Yaman, lansir kantor berita Saudi SPA.
Drone tersebut diluncurkan dari kota Saada.
Al-Maliki menekankan bahwa semua upaya milisi Houthi untuk meluncurkan drone akan digagalkan.
Dia mengatakan koalisi akan mengambil semua langkah operasional dan praktik terbaik dari aturan keterlibatan untuk melindungi warga sipil.
Sang kolonel mengatakan sebuah proyektil musuh jatuh di Bandara Internasional Abha di Arab Saudi, yang dilalui ribuan penumpang dari berbagai negara setiap hari.
Dia mengatakan insiden itu sedang diselidiki oleh pihak berwenang.
Sementara itu, Houthi mengumumkan bahwa mereka menyerang bandara dengan rudal jelajah.
Al-Maliki menekankan bahwa pemberontak Houthi menargetkan warga sipil yang dilindungi di bawah hukum humaniter internasional.
Yaman masih dilanda kekerasan sejak 2014, ketika pemberontak Houthi menguasai sebagian besar wilayah negara itu, termasuk ibu kota, Sanaa.
Konflik meningkat setahun kemudian ketika Arab Saudi dan sekutunya melancarkan kampanye udara besar-besaran untuk mengalahkan Houthi di Yaman sekaligus mendukung pemerintah Yaman yang pro-Saudi.
Konflik berkepanjangan itu telah menghancurkan infrastruktur dasar Yaman, sehingga PBB menggambarkan situasi di sana sebagai "salah satu bencana kemanusiaan terburuk di zaman modern".