20 Desember 2018•Update: 20 Desember 2018
Mohammed Abdul Ghaffar
KUWAIT CITY
Wakil Perdana Menteri Kuwait dan Menteri Luar Negeri Sheikh Sabah Al-Khalid Al-Hamad Al-Sabah pada Rabu mengumumkan bahwa pembicaraan antara Kuwait dan Arab Saudi untuk menemukan solusi bagi krisis Teluk sedang berlangsung.
Selama konferensi pers yang diadakan dengan rekannya dari Belanda, Steve Block di Kuwait, Al-Sabah mengatakan bahwa Arab Saudi adalah negara bersahabat yang hebat dan Kuwait selalu berkomunikasi dengan mereka di setiap waktu dan tempat dan membahas semua masalah.
Sejak tahun lalu, Kuwait telah melakukan mediasi untuk mengakhiri krisis terburuk dalam sejarah kawasan Teluk tersebut, tetapi usahanya belum membuahkan hasil.
Sejak musim panas tahun lalu, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Bahrain dan Mesir telah memutuskan hubungan dengan Qatar dan memberlakukan hukuman yang disebut Doha sebagai sebuah blokade.