Maria Elisa Hospita
11 Oktober 2020•Update: 12 Oktober 2020
Nazir Aliyev Tayfur
BISHKEK, Kyrgyzstan (AA) - Parlemen Kyrgyzstan menunjuk Sadyr Zhaparov sebagai perdana menteri.
Zhaparov baru dibebaskan dari penjara pada Selasa oleh para pendukungnya yang memprotes hasil pemilihan parlemen 4 Oktober.
Sebanyak 63 anggota parlemen yang berkumpul di Ala Archa State Residence di Bishkek dengan suara bulat menyetujui jabatan baru Zhaparov dan kabinetnya.
Aksi protes di Kyrgyztan dimulai pada Senin, di mana para demonstran membobol gedung parlemen dan gedung lainnya dan ricuh dengan polisi. Mereka menuntut pemungutan suara ulang.
Kericuhan itu menewaskan satu orang dan menyebabkan 590 lainnya luka-luka.
Pada Selasa, Perdana Menteri Kubatbek Boronov bersama dengan Ketua Parlemen Dastan Jumabekov mengumumkan pengunduran diri mereka.
Setelah itu, otoritas pemilu di Kyrgyzstan pun membatalkan hasil pemilu parlemen.
Sebelum membatalkan hasil, otoritas pemilu mengumumkan bahwa hanya empat dari 16 partai yang berhasil melewati ketentuan ambang batas parlemen.