Maria Elisa Hospita
28 Agustus 2018•Update: 28 Agustus 2018
Hajer M'tiri
PARIS
Menteri Lingkungan Prancis Nicolas Hulot pada Selasa mengumumkan bahwa dia mundur dari kabinet pemerintahan Presiden Emmanuel Macron.
"Saya memutuskan untuk lengser dari kursi pemerintahan," kata Hulot, yang merupakan mantan selebriti, dalam siaran radio France Inter.
Dia mengungkapkan bahwa dirinya merasa "sendirian" dalam menghadapi tantangan-tantangan lingkungan.
Dengan mundurnya Hulot, Macron pun kehilangan tokoh kunci yang mendorong pemerintah untuk memprioritaskan isu-isu terkait iklim.
Penunjukkan Hulot oleh Macron sebagai menteri pada tahun lalu cukup mengejutkan, karena dua pendahulu Macron, mantan presiden Nicolas Sarkozy dan Francois Hollande, gagal meyakinkan Hulot untuk bergabung dengan pemerintahan mereka.
Hulot mengatakan pada France Inter bahwa dia tidak memberi tahu presiden maupun Perdana Menteri Edouard Philippe mengenai keputusannya, lantaran takut keduanya akan berusaha meyakinkannya untuk tetap menjabat.
Juru bicara pemerintah Benjamin Griveaux mengatakan dia "menyesalkan" mundurnya Hulot.
"Saya tidak memahami alasannya mengundurkan diri, padahal banyak keberhasilan yang telah dicapai di tahun pertama kepemimpinannya," kata Griveaux kepada BFM Television.