Megiza Asmail
JAKARTA
Atlet taekwondo putri Indonesia Defia Rosmaniar diganjar medali emas pertama setelah dinyatakan menang dalam nomor poomsae putri, di ajang kejuaraan Taekwondo Asian Games, Jakarta, Minggu sore.
Defia berurai air mata ketika mendapat ucapan selamat langsung dari Presiden Joko Widodo yang didampingi Chef de Mission (CdM) Indonesia, Komjen Pol. (Purn) Syafruddin.
Kesuksesan Defia disambut positif Presiden Joko Widodo dan Ketua Kontingen Indonesia, Komjen Pol. (Purn) Syafruddin, yang menonton perjuangan atlet andalan taekwondo putri Indonesia itu.
"Alhamdulillah, emas pertama Indonesia kita raih di hari pertama dari cabor taekwondo. Salah satunya karena berkat dukungan penuh Bapak Presiden yang hari ini menyaksikan langsung perjuangan Defia dan teman-teman di sini," kata Syafruddin.
Pada pekan lalu, Defia sempat menyatakan tak ingin terbebani dengan target apapun. Hanya saja dia memastikan tetap mengerahkan seluruh kemampuannya pada ajang pertamanya di Asian Games.
"Ini Asian Games pertama buat saya. Jadi saya terus motivasi diri untuk bisa mencapai puncak prestasi terbaik. Mohon doa dan dukungannya," kata Defia kala itu.
Sebelum masuk pelatnas Asian Games 2018, Defia adalah atlet peraih medali emas untuk nomor individu poomsae putri dalam Kejuaraan Asia Taekwondo 2018 yang berlangsung di Ho Chi Minh, Vietnam, pada 24–28 Mei 2018.
Atlet yang kini tengah menjalani proses menjadi PNS di Kemenpora ini juga pernah mendapat medali perunggu kategori pair poomsae saat berpasangan dengan Muhammad Abdurrahman Wahyu dalam ajang yang sama di Ho Chi Minh.