Eshat Fırat
09 Desember 2017•Update: 11 Desember 2017
Eshat Fırat
YERUSALEM
Israel akan membangun 7.000 permukiman Yahudi baru di Yerusalem Timur yang mereka duduki setelah keputusan Presiden AS Donald Trump yang mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.
Menurut berita di koran Israel Maariv, Menteri Perumahan Israel Yoav Galant mengatakan bahwa setelah keputusan bersejarah Presiden AS Trump itu saya mengeluarkan keputusan untuk membangun permukiman baru di Yerusalem.
Keputusan Menteri tersebut dipertegas oleh pernyataan resmi yang dibuat oleh pihak Kementerian Perumahan bahwa Israel merencanakan pembangunan perumahan baru sebanyak 14.000 di seluruh Yerusalem, 7000 di antaranya akan dibangun di Yerusalem Timur.
Dalam berita tersebut, disebutkan bahwa 5.000 rumah baru akan dibangun di permukiman Yahudi Atarot di Yerusalem Timur, 2.000 permukiman akan dibangun di Pisgat Zeev di Yerusalem Timur dan sisanya di Yerusalem Barat.
Sekitar setengah juta penduduk Yahudi tinggal di perrmukiman Tepi Barat dan 220.000 Yahudi tinggal di Yerusalem Timur, dan saat ini Israel ingin menambah jumlah penduduk di Tepi Barat menjadi satu juta dalam waktu dekat.