Megiza Soeharto Asmail
04 Desember 2018•Update: 04 Desember 2018
Sabri Kesen
MUGLA, Turki
Meski dikenal selalu mengendarai kereta luncurnya di udara untuk memberikan mainan untuk anak-anak di dunia setiap tahun, kehadiran Sinterklasi di Turki dipastikan mengejutkan orang-orang. Alasannya, sosok yang identik dengan perayaan Natal itu terlihat terbang menggunakan paralayar di atas pantai di Aegean Turki pada hari Senin.
Sebagai bagian dari Festival Tahun Baru Marmaris di provinsi Mugla barat daya, Sinterklas tampil melayang di udara dengan parasut terbuka saat ditarik oleh perahu motor selama 30 menit di distrik Marmaris.
Setelah pertunjukan, Sinterklas itu membagikan buku dongeng kepada anak-anak.
Berbicara kepada Anadolu Agency, Walikota Marmaris Ali Acar mengatakan bahwa festival tersebut bertujuan untuk membawa budaya yang berbeda dan menyebarkan pesan perdamaian untuk Malam Tahun Baru.
Festival ini adalah kesempatan bagi simbol budaya Asia Tengah yang dikenal dengan nama Ayaz Ata dan Santa Claus - nama dalam budaya Barat - untuk saling bertemu, kata Acar.
Ayaz Ata adalah karakter kisah fiktif yang dikenal sebagai dewa musim dingin. Dalam beberapa kebudayaan Turki, karakter ini memainkan peran yang mirip dengan Sinterklas.
Wali kota Marmaris juga mengatakan bahwa akan ada 15 pesawat yang membawa turis dari Inggris ke Turki dan dijadwalkan mendarat di Bandara Dalaman di Mugla selama festival.
Festival yang akan diadakan antara 1 Desember dan 31 Desember ini bertujuan untuk memperkuat integrasi budaya dan meningkatkan pariwisata di wilayah tersebut.