Burcu Calik
02 Februari 2018•Update: 02 Februari 2018
Burcu Calik
ANKARA
Sebagai bagian dari upaya Turki untuk mengembalikan barang-barang antik yang hilang dari negara tersebut, sebuah tembikar dan manuskrip kuno menjadi salah satu karya yang 'dipulangkan' baru-baru ini.
Perjalanan manuskrip dari Inggris ke Turki itu terjadi setelah Kementerian Kebudayaan Turki menyelidiki laporan yang menyatakan karya-karya antik itu sempat terlihat di sebuah acara lelang di Inggris.
Setelah diidentifikasi sebagai manuskrip yang tercatat di Perpustakaan Manuskrip Yusuf Aga di provinsi Konya, Turki, penjualan manuskrip kuno itu dihentikan dan kembali ke Turki pada akhir tahun lalu.
Sepotong tembikar dari kota Iznik yang diproduksi dengan teknik keramik yang populer pada masa kejayaan Sultan Suleiman, juga baru saja kembali.
Potongan tembikar yang sempat dilelang pada 6 Oktober 2011 di Inggris, dikembalikan ke Turki setelah pemiliknya menyerahkan artefak tersebut ke Polisi Metropolitan London untuk repatriasi, dan tiba di Turki pada bulan September yang lalu.
Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Numan Kurtulmus menyebut ada 44 keping peninggalan yang dikembalikan ke Turki tahun lalu.
Kini, tembikar dan manuskrip tersebut dipajang di Museum Peradaban Anatolia. Di antara barang-barang kuno itu ada juga Mahkota Emas dan Arca Kambing Gunung yang sudah berusia ribuan tahun.
Pada tahun lalu juga telah dipulangkan batu nisan Hercules dari Swiss. Turki terus melanjutkan usahanya untuk membawa pulang kembali 55 artefak bersejarahnya dari beberapa negara.