Nancy Caouette
MEKSIKO
Korban jiwa akibat gempa bumi berkekuatan 8,2 SR yang mengguncang selatan Meksiko pekan lalu kini mencapai 96 jiwa. Diperkirakan 2,5 juta jiwa membutuhkan bantuan kemanusiaan.
Korban jiwa di Oaxaca, daerah yang terkena dampak paling parah, mencapai 76 jiwa. Sementara itu, jumlah korban jiwa di Chiapas tercatat ada 16 jiwa, dan empat lainnya di Tabasco, kata Gubernur Alejandro Murat kepada sebuah stasiun televisi swasta.
“Di Oaxaca, sedikitnya 12.000 rumah hancur, dan jumlah tersebut diperkirakan akan terus bertambah dalam beberapa jam mendatang,” kata Murat.
Ia menyebutkan, 1 juta warga membutuhkan bantuan makanan, minuman, pakaian, serta pertolongan untuk membangun rumah kembali.
Pihak berwenang di Chiapas memperkirakan sebanyak 1,5 juta jiwa terkena dampak gempa.
“Belasan ribu petugas dari Polisi Federal, Angkatan Laut, dan Petugas Keamanan telah dikirim ke daerah terdampak untuk menyalurkan makanan dan selimut. Selain itu, tempat penampungan juga telah dibangun,” jelas juru bicara pemerintah Eduardo Sanchez dalam siaran radio.
Dalam kunjungan ke Juchitan, kota yang terkena dampak paling parah di Oaxaca, Presiden Enrique Pena Nieto menyatakan tiga hari berkabung nasional. Menurut Sanchez, presiden telah menemui kabinetnya pada Minggu malam untuk mendiskusikan situasi terkini.
“Presiden meminta mereka semua untuk bersiaga di Chiapas dan Oaxaca untuk meninjau dan mengkoordinasi rekonstruksi dan menyediakan bantuan kepada seluruh warga yang terkena dampak,” tambah Sanchez.
Pena Nieto mengunjungi Chiapas dan Oaxaca pada Senin.
Akibat gempa dan Badai Katia yang menyerang Meksiko sehari setelah gempa, kementerian luar negeri mengatakan pada Senin bahwa pemerintah Meksiko tidak akan menyalurkan bantuan dan petugas ke Texas, Amerika Serikat, yang juga telah diserang Badai Harvey bulan lalu.
“Kami sudah menyampaikan kepada pemerintah Texas dan pemerintah federal AS bahwa kali ini kami tidak bisa menyalurkan bantuan yang sebelumnya telah dialokasikan untuk korban Badai Harvey di Texas,” jelas Kemenlu dalam pernyataan.
Pihak berwenang mengatakan bahwa gempa pada Jumat lalu bahkan lebih kuat dari gempa berkekuatan 8,2 SR pada September 1985 yang menewaskan lebih dari 10.000 jiwa dan memporak-porandakan sebagian besar wilayah Kota Meksiko.