Hayatı Nupus
23 Januari 2020•Update: 23 Januari 2020
Sumeyye Ozer
BEIRUT
Setidaknya 12 demonstran terluka pada Rabu di ibu kota Lebanon, Beirut, setelah bentrok dengan pasukan keamanan, tak jauh gedung parlemen.
Para pengunjuk rasa memprotes pemerintahan baru Hassan Diab yang dibentuk dengan dukungan Hizbullah dan sekutu politiknya.
Pasukan keamanan menembakkan gas air mata untuk membubarkan demonstrasi dan para demonstran menanggapinya dengan melempar batu.
Palang Merah Lebanon mengatakan lewat Twitter bahwa 12 orang terluka dan dibawa ke rumah sakit, sementara 40 lainnya terkena dampak gas air mata.
Setidaknya 114 orang terluka di Beirut pada Senin dan 220 lainnya pada Sabtu setelah pasukan keamanan dan demonstran bentrok di luar gedung parlemen.
Lebanon memiliki tingkat pengangguran tinggi, pertumbuhan ekonomi lambat dan menjadi salah satu negara dengan rasio utang tertinggi di dunia.
Kementerian Keuangan mencatat beban utang Lebanon mencapai $ 86,2 miliar pada kuartal pertama 2019.