Muhammad Nazarudin Latief
09 Januari 2021•Update: 09 Januari 2021
Aurore Bonny
LOME, Togo
Delapan belas orang tewas, termasuk warga sipil, dalam dua serangan teror terpisah Jumat di Kamerun, kata pemerintah dalam sebuah pernyataan.
Serangan itu terjadi di Mayo-Sanaga di ujung utara dan barat Kamerun.
"Sekitar setengah lewat tengah malam, serangan oleh sekelompok milisi Boko Haram bersenjata berat,".
“Mereka melancarkan serangan bom bunuh diri dan tembakan yang menewaskan 12 orang setelah meletakkan ranjau di pintu masuk Desa Mozogo," menurut Menteri Komunikasi Rene Emmanuel Sadi.
Di Matazem, di bagian Barat, empat personel pertahanan dan keamanan nasional serta dua warga sipil tewas dalam "serangan teror" yang dilakukan oleh "pemberontak separatis, orang tak dikenal yang dipersenjatai dengan senjata perang," kata dia dalam sebuah pernyataan.
Empat orang juga terluka dalam serangan itu.
Pemerintah "dengan keras" mengutuk serangan itu dan segera menggelar penyelidikan.
Serangan itu adalah yang terbaru dari serangkaian serangan yang melanda Kamerun.
Sebelumnya sebuah konvoi di Momo di wilayah barat laut, menjadi sasaran Selasa oleh kelompok separatis lainnya.
Empat tentara dan seorang jurnalis tewas dalam serangan itu, menurut Sadi.
Kelompok teror Boko Haram telah melakukan serangan di Kamerun utara sejak November 2016, karena negara itu mengalami krisis sosial-politik di barat laut dan barat daya --dua wilayah berbahasa Inggrisnya.
Tuntutan federalisme dan pemisahan diri dipimpin kelompok separatis menjadi sumber penyebab serangan.