Ekip
24 Januari 2018•Update: 25 Januari 2018
Michael Hernandez
WASHINGTON
Dua orang siswa berusia 15 tahun tewas dan beberapa lainnya luka-luka dalam aksi penembakan massal di sebuah sekolah menengah atas di Kentucky, ungkap keterangan resmi pemerintah pada Selasa.
Gubernur Matt Bevin membenarkan korban pertama tewas di lokasi kejadian, Marshall County High School, sementara korban kedua meregang nyawa di rumah sakit.
Polisi telah menahan pelaku, seorang siswa pria berusia 15 tahun, yang diringkus di lokasi, ujar Bevin. Dia menjelaskan penangkapan ini "tanpa kekerasan", dan bahwa pelaku akan dituntut dengan pasal pembunuhan dan percobaan pembunuhan.
Total ada 19 orang yang kini menjalani perawatan karena terluka akibat serangan itu, termasuk 14 yang luka-luka karena tambakan.
"Sekali lagi saya meminta Anda untuk menghormati fakta bahwa anak-anak ini adalah bagian dari komunitas kita, dan bagian dari keluarga dalam komunitas kita, dan luka ini butuh waktu lama untuk sembuh," ujar Bevin dalam pidatonya yang emosional. "Saya mohon, hormati keluarga-keluarga yang menjadi korban."
Saat ini, personel dari Biro Alkohol, Tembakau dan Senjata juga berada di lokasi kejadian untuk mengawal penyelidikan, cuit lembaga tersebut.