Muhammad Abdullah Azzam
10 Desember 2021•Update: 14 Desember 2021
ISTANBUL
Serangan teroris di Irak utara menewaskan tiga tentara Turki, kata Kementerian Pertahanan Nasional Turki pada Kamis.
Dalam sebuah pernyataan, kementerian Turki itu mengatakan para prajurit tewas di zona Operasi Pence-Yildirim.
Militer Turki “melumpuhkan” enam teroris dalam operasi udara, kata kementerian itu, seraya menambahkan “operasi berlanjut di wilayah tersebut.”
Pihak berwenang Turki menggunakan kata "dilumpuhkan" untuk menyiratkan teroris yang bersangkutan menyerah atau dibunuh atau ditangkap.
Kementerian itu menyampaikan belasungkawa kepada rakyat Turki atas gugurnya dua tentara itu.
Operasi Pence adalah serangkaian serangan yang dilakukan Turki sejak 2019 terhadap organisasi teroris di Irak utara, khususnya PKK.
Operasi Pence-Kaplan dan Pence-Kartal dimulai pada Juni tahun lalu, sementara Pence-Simsek dan Pence-Yildirim diluncurkan April ini di wilayah Metina dan Avasin-Basyan Irak.
Dalam lebih dari 35 tahun kampanye terornya melawan Turki, PKK – yang terdaftar sebagai organisasi teroris oleh Turki, AS, dan UE – telah bertanggung jawab atas kematian lebih dari 40.000 orang, termasuk wanita, anak-anak, dan bayi.