Muhammad Abdullah Azzam
31 Maret 2018•Update: 01 April 2018
Ali Mohammed Hamad Owidha, Ali Semerci
MA’RIB
Lima orang yang terdiri dari satu keluarga dilaporkan tewas akibat ledakan serangan ranjau kelompok Houthi di provinsi Al-Jawf, utara Yaman, Jumat malam.
Direktur Lembaga Hak Asasi Manusia di Al-Jawf, Abdulhadi al-Assar mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa sebuah bom ranjau yang diletakkan di jalan di kabupaten Bart al-Anan meledak saat kendaraan warga sipil melintasi jalan tersebut.
Al-Assar mengatakan, sepasang suami-istri dan tiga anak mereka tewas akibat ledakan ranjau tersebut.
Al-Assar juga mengatakan bahwa sebelumnya kelompok Houthi telah menanam ratusan ranjau secara acak di berbagai wilayah di provinsi Al-Jawf.
Tak sedikit warga yang menjadi korban akibat ledakan bom ranjau.
Bentrokan sengit terjadi beberapa waktu lalu saat tentara pemerintah yang sah berusaha merebut wilayah provinsi Bart el-Anan dari kelompok Houthi. Puluhan orang tewas dari kedua belah pihak dalam bentrokan tersebut.
Yaman dilanda perang saudara sejak 2014, ketika kelompok pemberontak Houthi menguasai ibu kota Sanaa dan sebagian besar wilayah negara, sehingga memaksa pemerintah Yaman yang diakui secara internasional melarikan diri ke Arab Saudi.
Pada 2015, Arab Saudi dan sekutunya melancarkan kampanye udara besar-besaran untuk menggulingkan pertahanan Houthi.
Menurut PBB, perang saudara Yaman telah menewaskan lebih dari 10.000 jiwa dan menyebabkan lebih dari 11 persen dari keseluruhan populasi mengungsi.