Rhany Chairunissa Rufinaldo
03 Desember 2018•Update: 03 Desember 2018
RIYADH
Koalisi militer Saudi pada Senin mulai mengevakuasi 50 pemberontak Houthi yang terluka dari Yaman ke Oman untuk mendapatkan perawatan, menurut kantor berita resmi Arab Saudi SPA.
Juru bicara koalisi Turki al-Maliki mengatakan akses yang aman diberikan atas permintaan utusan khusus PBB untuk Yaman Martin Griffith.
"Langkah ini diambil dalam kerangka kebutuhan kemanusiaan dan membangun kepercayaan antara pihak Yaman sebagai permulaan dari pembicaraan Swedia," kata al-Maliki.
"Pesawat PBB akan tiba di bandara Sanaa untuk mengangkut mereka yang terluka," tambahnya.
Kelompok pemberontak Houthi dan otoritas Oman belum memberikan tanggapan atas pernyataan itu.
Pada November, koalisi yang dipimpin Saudi mengumumkan pembentukan koridor yang aman antara Sanaa dan provinsi Hudaydah, Yaman.
Yaman didera kekerasan sejak 2014, ketika pemberontak Houthi menguasai sebagian besar wilayah negara, termasuk ibu kota, Sanaa.
Konflik meningkat pada 2015 ketika Arab Saudi dan sekutu Arabnya meluncurkan kampanye udara besar-besaran di Yaman untuk menggulingkan kekuasaan Houthi
Menurut PBB, hingga saat ini, puluhan ribu orang diperkirakan tewas, sementara sekitar 14 juta orang atau setengah dari total populasi negara itu berada dalam risiko kelaparan.