Muhammad Abdullah Azzam
04 Juli 2018•Update: 04 Juli 2018
Behlül Çetinkaya
ISLAMABAD
Banjir menewaskan enam orang akibat hujan lebat di provinsi Punjab, timur laut Pakistan, Selasa.
Menurut pernyataan dari Layanan Pencarian dan Penyelamatan “Rescue 1122”, dua orang tewas tertimpa atap yang runtuh di sebuah pasar akibat banjir dan 4 orang lainnya tewas akibat tersengat arus listrik di berbagai tempat.
Selain korban tewas, tiga orang lainnya mengalami luka-luka setelah sebuah rumah roboh di distrik China Scheme, kota Lahor.
Lesco, sebuah perusahaan pengelola listrik di kota tersebut mencatat bahwa 150 trafo listrik di berbagai daerah di kota rusak akibat hujan dan perusahaannya belum dapat menyalurkan listrik yang terputus ke banyak daerah di kota tersebut.
Akibat hujan lebat di wilayah Gujranwa rumah sakit di daerah tersebut tergenang air dan beberapa penerbangan di Bandara Lahor mengalami penundaan dan pembatalan.
Departemen Meteorologi Pakistan (PMD) memperkirakan curah hujan akan berlangsung selama dua hari di seluruh daerah di provinsi tersebut.
Pakistan telah mengalami bencana banjir terbesar dalam sejarahnya pada tahun 2010 akibat meluapnya Sungai Indus. Dimana 2.000 orang tewas dan 20 juta orang terkena dampak bencana banjir tersebut.