Muhammad Abdullah Azzam
19 Mei 2018•Update: 20 Mei 2018
Adem Şalvarcıoğlu
SRINAGAR
Seorang tentara India dan enam warga sipil dilaporkan tewas dalam bentrokan antara tentara Pakistan dan India di daerah perbatasan Kashmir, Jumat.
Kedua negara saling mengeluarkan pernyataan berbeda terkait bentrokan di Kashmir itu.
Tentara Pakistan mengumumkan bahwa 10 warga Pakistan terluka oleh serangan tentara India. Pasukan Pakistan juga telah melakukan serangan balasan ke tentara India.
Sedangkan tentara India mengatakan seorang tentara India dan enam warga sipil tewas dan setidaknya tujuh orang lainnya terluka dalam serangan yang diluncurkan dari perbatasan Pakistan.
Kashmir, wilayah Himalaya yang mayoritas ditempati Muslim, dipegang oleh India dan Pakistan dalam beberapa bagian dan diklaim oleh keduanya secara penuh. Sepotong kecil wilayah Kashmir juga dipegang oleh China.
Kedua negara telah berjuang selama tiga kali perang - pada tahun 1948, 1965 dan 1971 - sejak mereka dipartisi pada tahun 1947, dua di antaranya memperebutkan Kashmir.
Begitupun di gletser Siachen, Kashmir utara, pasukan India dan Pakistan telah berjuang beberapa kali sejak tahun 1984. Gencatan senjata mulai berlaku pada tahun 2003 lalu.
Beberapa kelompok Kashmir di Jammu dan Kashmir telah berperang melawan kekuasaan India untuk kemerdekaan atau untuk bersatu dengan negara tetangga Pakistan.
Dari peperangan tersebut, beberapa organisasi hak asasi manusia, mengatakan ribuan orang dilaporkan tewas dalam konflik sejak tahun 1989 silam.