Servet Günerigök,Michael Gabriel Hernandez
27 Mei 2021•Update: 27 Mei 2021
Servet Gunerigok, Michael Hernandez
WASHINGTON
Seorang pria bersenjata melepaskan tembakan ke area Otoritas Transportasi Santa Clara Valley (VTA) di San Jose, California, pada Rabu pagi, menewaskan sedikitnya delapan orang.
Russell Davis, juru bicara Kantor Sheriff Santa Clara County, mengatakan "tidak ada baku tembak" antara tersangka dan polisi, dan otoritas menilai tersangka meninggal karena luka tembak yang dilakukan sendiri.
Seekor anjing polisi mendeteksi tanda-tanda bahan peledak di tempat kejadian dan satu regu penjinak bom telah dikirim untuk menyelidiki area itu.
Menurut Davis, pihaknya akan "butuh waktu lama" untuk mengamankan tempat itu.
Sheriff Santa Clara County Laurie Smith mengatakan ketika petugas tiba di tempat kejadian, penembakan sedang berlangsung, dan para korban ditembak di dua bangunan terpisah.
Pihak berwenang belum secara terbuka mengidentifikasi tersangka selain mengatakan bahwa dia adalah seorang karyawan VTA.
"Ini terjadi berulang kali, dan lagi, dan lagi," kata Gubernur California Gavin Newsom.
"Di sini, kami berada di Amerika Serikat, tempat kami mengalami sesuatu yang tidak dialami di tempat lain di dunia," kata dia lagi.
* Michael Hernandez turut melaporkan dari Washington