Rhany Chairunissa Rufinaldo
18 September 2019•Update: 19 September 2019
Riyaz ul Khaliq
ANKARA
Arab Saudi dan Korea Selatan akan bekerja sama dalam komersialisasi reaktor nuklir menengah-kecil, lansir kantor berita Korea Yonhap.
Menurut Kementerian Ilmu Pengetahuan dan TIK Korea Selatan, pada pertemuan bilateral di Austria, Riyadh dan Seoul sepakat untuk bekerja bersama dalam program reaktor lanjutan modular terintegrasi sistem (SMART).
Selain itu, kedua negara menandatangani nota kesepahaman (MoU) kerja sama komprehensif dalam penelitian dan pengembangan nuklir dan pendirian pusat penelitian energi atom gabungan pada akhir 2019.
Kerja sama itu terwujud setelah para pejabat dari dua negara bertemu di sela-sela konferensi Badan Energi Atom Internasional di ibu kota Austria, Wina, pada Selasa.
"MOU dan perjanjian pusat penelitian memperkuat kemitraan antara Korea Selatan dan Arab Saudi ketika kami bergerak untuk memasuki pasar global untuk reaktor nuklir menengah-kecil," Wakil Menteri Ilmu Pengetahuan dan TIK Korea Selatan Mun Mi-ock setelah pertemuan, seperti dikutip Yonhap.
SMART adalah reaktor kecil tipe integral yang dikembangkan oleh Institut Penelitian Energi Atom Korea dan memiliki output tenaga listrik 365 megawatt serta mampu menghasilkan 110 megawatt tenaga listrik.