Laith Al-Jnaidi
04 Januari 2022•Update: 05 Januari 2022
AMMAN, Yordania
Yordania dan Arab Saudi pada Senin melakukan pertemuan untuk membahas perkembangan kawasan, khususnya masalah Iran.
Berbicara pada konferensi pers di ibu kota Yordania Amman, Menteri Luar Negeri Arab Saudi Pangeran Faisal bin Farhan mengatakan pembicaraan itu membahas dukungan Iran terhadap milisi-milisi.
“Kami menegaskan bahwa tangan kami, sebagai orang Arab, diulurkan untuk Iran jika mereka menanggapi kekhawatiran Arab mengenai keamanan dan stabilitas regional,” ujar menlu Saudi.
Menlu Saudi Pangeran Faisal mengatakan bahwa diskusi itu juga membahas kebutuhan untuk mengintensifkan upaya untuk "mencegah Iran memperoleh senjata nuklir dan membuat Timur Tengah bebas dari senjata pemusnah massal."
Menteri Luar Negeri Yordania Ayman Safadi, pada bagiannya, menegaskan kembali dukungan negaranya untuk setiap langkah Saudi dalam melindungi keamanannya.
Bulan lalu, Yordania menjadi tuan rumah dialog keamanan antara Riyadh dan Teheran untuk membahas berbagai masalah keamanan dan teknis serta promosi stabilitas regional.
Pertemuan di Amman terjadi ketika upaya diplomatik untuk memecahkan konflik antara Iran dan Arab Saudi ditingkatkan dalam beberapa bulan terakhir, di mana para pejabat di kedua belah pihak menyampaikan kemajuan dalam pembicaraan yang ditengahi oleh Irak.
Sudah ada desas-desus tentang kedua belah pihak setuju untuk membuka kembali konsulat sebagai langkah pertama menuju pemulihan hubungan diplomatik, meski banyak masalah kontroversial masih belum terselesaikan, terutama di Yaman, di mana Arab Saudi memerangi pemberontak Houthi yang bersekutu dengan Iran.