Maria Elisa Hospita
20 Maret 2019•Update: 21 Maret 2019
Michael Hernandez
WASHINGTON
Amerika Serikat (AS) resmi menambahkan perusahaan tambang emas Venezuela milik CVG Compania General de Mineria de Venezuela CA, atau Minerven, ke daftar hitamnya.
Departemen Keuangan AS juga menjatuhkan sanksi ke Presiden Minerven Adrian Antonio Perdomo Mata untuk membatasi "operasi emas ilegal Venezuela yang menopang rezim tidak sah Nicolas Maduro".
"Kami akan terus menindak mereka yang terlibat dalam perdagangan gelap dengan Maduro yang berkontribusi terhadap krisis keuangan, kemanusiaan, dan lingkungan ini," tegas Menteri Keuangan Steven Mnuchin dalam sebuah pernyataan.
Departemen Keuangan mengatakan penambangan dan penjualan emas menjadi salah satu "skema keuangan paling menguntungkan bagi pemerintah Venezuela dalam beberapa tahun terakhir".
Minerven adalah satu-satunya perusahaan tambang emas negara di Venezuela.
Semua properti milik Minerven atau presidennya masuk daftar sanksi dan warga Amerika dilarang melakukan bisnis dengan mereka.
Presiden Donald Trump pada Selasa memperingatkan bahwa AS belum menerapkan sanksi paling berat. "Jika perlu, AS bisa saja menjatuhkan sanksi yang lebih keras," ujar dia.
Pada Januari, Presiden Majelis Nasional Venezuela Juan Guaido menyatakan dirinya sebagai presiden sementara negara itu.
AS dan sejumlah negara lainnya pun mengakui Guaido sebagai pemimpin sah Venezuela.
Sementara itu, Turki, Rusia, Iran, Kuba, China, dan Bolivia masih menyatakan dukungan mereka untuk kepemimpinan Maduro.