Maria Elisa Hospita
02 September 2020•Update: 02 September 2020
Michael Hernandez
WASHINGTON
Amerika mencabut sebagian embargo senjata di Siprus Selatan.
Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo memberitahukan hal itu ke pemimpin administrasi Siprus Selatan Nicos Anastasiades pada Selasa.
Menurut Deplu AS, Pompeo dan Anastasiades membahas hubungan keamanan kedua negara lewat telepon.
Keputusan tersebut akan memengaruhi ekspor, transfer ulang, dan impor barang pertahanan untuk tahun fiskal mendatang yang dimulai bulan depan.
"Republik Siprus adalah mitra kunci di Mediterania Timur. Saya senang bisa mengumumkan kerja sama keamanan kami. Kami akan menunda diskusi tentang pembatasan untuk tahun fiskal selanjutnya," ujar Pompeo lewat Twitter.
Kementerian Luar Negeri Turki menegaskan jika Washington tidak mempertimbangkan kembali keputusannya, maka Ankara akan mengambil tindakan balasan.
Pengumuman itu dirilis di tengah ketegangan antara Turki dan beberapa negara di Mediterania Timur.
Sebelumnya, pada Selasa pagi, Komisi Uni Eropa menyerukan dialog dengan Turki untuk menemukan solusi dari krisis ini.
Yunani menandatangani kesepakatan zona ekonomi eksklusif dengan Italia pada 9 Juni dan dengan Mesir pada 7 Agustus.
Kementerian Luar Negeri Turki mengecam pakta dengan Mesir karena Yunani dan Mesir tidak memiliki perbatasan laut, sehingga kesepakatan itu tidak sah di mata hukum.