Maria Elisa Hospita
13 Maret 2019•Update: 14 Maret 2019
Riyaz ul Khaliq
ANKARA
Di tengah perang dagang yang sedang berlangsung, Amerika Serikat menuding China menjalankan diplomasi "perangkap utang" di kawasan Pasifik.
Tudingan itu disampaikan utusan AS untuk Australia yang baru terpilih, Arthur B Culvahouse Jr, usai upacara penyambutannya di Canberra.
Culvahouse mengkhawatirkan cara China meminjamkan uang kepada negara-negara Pasifik yang sedang berkembang.
"Saya pikir semua orang harus paham dengan bahaya pinjaman ini. Mulanya mungkin akan sangat membantu, tetapi Anda lebih baik memikirkan dampak jangka panjangnya," jelas Culvahouse.
"Saya menyebutnya diplomasi perangkap utang," kata dia lagi, seperti dilansir ABC News.
Sebelumnya, Wakil Presiden AS Mike Pence memperingatkan hal serupa ke negara-negara berkembang di kawasan Pasifik.
Menurut Culvahouse, saat ini negaranya sedang berfokus pada kawasan Indo-Pasifik, yang merupakan "mesin besar pertumbuhan ekonomi".