Maria Elisa Hospita
18 November 2019•Update: 18 November 2019
Safvan Allahverdi
WASHINGTON
Amerika Serikat dan Korea Selatan menunda latihan militer gabungan sebagai "niat baik" terhadap Korea Utara.
Menteri Pertahanan AS Mark Esper menekankan pentingnya mengurangi ketegangan di kawasan dan mewujudkan perdamaian di antara negara-negara tetangga.
"Kami telah membuat keputusan ini sebagai niat baik untuk berkontribusi pada lingkungan yang kondusif bagi diplomasi dan perdamaian," kata Esper usai Pertemuan Menteri Pertahanan ASEAN di Bangkok, Thailand, pada Minggu.
Sementara itu, lewat sebuah pernyataan, Kementerian Luar Negeri Korea Utara mengatakan bahwa mereka tidak memiliki rencana untuk berunding tentang program nuklirnya kecuali AS mencabut sanksi atau tekanan ke Pyongyang.
Pernyataan itu merujuk pada dukungan Washington terhadap resolusi PBB baru-baru ini yang mengutuk pelanggaran hak asasi manusia di Korea Utara.
Kementerian juga menekankan bahwa resolusi itu mengindikasikan niat AS untuk mengisolasi Korea Utara dan menghancurkan sistem politiknya.
Korea Utara juga telah mengkritik latihan militer AS-Korea Selatan yang dianggap "provokatif" dan "upaya invasi".
*Ditulis oleh Gozde Bayar