Maria Elisa Hospita
19 Februari 2020•Update: 19 Februari 2020
Amir Al-Saadi
BAGHDAD
Amerika Serikat mendesak Irak untuk mengakhiri serangannya terhadap demonstran yang berunjuk rasa damai di Irak.
Dalam sebuah pernyataan, Kedutaan Besar AS di Baghdad mengatakan Wakil Menteri Luar Negeri AS untuk Urusan Timur Dekat David Schenker telah berunding dengan Perdana Menteri Irak Mohammed Allawi, Presiden Barham Salih, dan Ketua Parlemen Irak Muhammad al-Halbousi, di Baghdad, pada Selasa.
Selama pertemuan itu, Schenker menyoroti pentingnya hubungan dan kerja sama antara Amerika Serikat dan Irak untuk mendukung Irak yang makmur, stabil, dan demokratis.
"Diplomat AS mengecam serangan ke demonstran yang menggunakan hak demokratis mereka untuk kebebasan berekspresi dan menuntut reformasi politik dan ekonomi," papar kementerian.
Irak telah diguncang gelombang protes sejak Oktober tahun lalu.
Para demonstran memprotes kondisi kehidupan yang buruk dan angka pengangguran yang tinggi.
Krisis berkepanjangan itu telah memaksa Perdana Menteri Adel Abdul-Mahdi untuk mengundurkan diri.
Menurut kelompok hak asasi manusia Irak, sejak Oktober, lebih dari 600 orang tewas dan 17.000 lainnya terluka.
*Bassel Ibrahim turut melaporkan dari Ankara