Muhammad Abdullah Azzam
12 Maret 2018•Update: 13 Maret 2018
Övünç Kutlu
NEW YORK
Otoritas Amerika Serikat (AS) kembali mengeluarkan peringatan badai salju yang ketiga untuk wilayah timur laut yang berlangsung selama dua pekan terakhir.
Menurut pernyataan Badan Cuaca Nasional AS (NWC), diperkirakan bahwa secara umum hujan salju lebat akan menyebar ke berbagai provinsi wilayah timur laut dan tengah pesisir Atlantik.
“Jika angin timur laut menghembus ke arah pantai, maka kemungkinan angin kencang dan banjir akan melanda daerah pesisir,” ungkap pernyataan tersebut.
Dilaporkan bahwa badai hujan salju tersebut diperkirakan akan mempengaruhi wilayah timur laut AS pada Senin malam.
Diperkirakan salju setinggi 10-25 cm akan menutupi wilayah Connecticut, Maine, New York dan New Jersey, terutama di kota Boston di Massachusetts.
Badai salju yang melanda wilayah timur laut AS ini merupakan cuaca buruk ketiga selama 11 hari terakhir.
Pada 8 Maret, angin kencang dan hujan salju yang lebat mempengaruhi aliran listrik dan mengganggu aktivitas warga di pantai wilayah New England.
Dikabarkan dua juta orang tak mendapatkan pasokan listrik. Lebih dari 2.600 penerbangan dibatalkan karena cuaca ekstrem tersebut.
Sedangkan pada 3 Maret, lebih dari satu juta orang tak mendapatkan layanan listrik serta 5.500 penerbangan dibatalkan akibat badai salju.