Maria Elisa Hospita
31 Oktober 2018•Update: 01 November 2018
Michael Hernandez
WASHINGTON
Amerika Serikat (AS) sedang mempertimbangkan "pengecualian" bagi negara-negara yang mengurangi ketergantungan mereka pada minyak Iran.
Juru bicara Departemen Luar Negeri Robert Palladino mengatakan bahwa sementara AS berupaya mengurangi pembelian internasional minyak Iran sampai ke titik nol, Washington juga berada di "proses internal" untuk memberikan keringanan kepada negara-negara yang telah membuat pengurangan "signifikan" dalam pembelian minyak Iran.
"Kami bertekad untuk menerapkan tekanan maksimum ke Iran. Itulah strategi kami. Namun kami siap bekerja sama dengan negara-negara yang mengurangi impor mereka," jelas Palladino.
Palladino tidak menyebutkan negara apa saja yang sedang dipertimbangkan.
AS memberlakukan kembali sanksi non-minyak pada Agustus, tetapi sanksi putaran selanjutnya yang akan berlaku mulai pekan depan diperkirakan memiliki dampak ekonomi terbesar.
Pihak lainnya dalam Rencana Aksi Komprehensif Gabungan 2015 telah mendesak Washington agar tidak menarik diri secara sepihak dari pakta tersebut, dan sekutu dekat di Eropa telah membuat sistem pembayaran alternatif untuk menghindari sanksi itu.
*Safvan Allahverdi turut berkontribusi dalam laporan ini