Maria Elisa Hospita
11 Desember 2019•Update: 11 Desember 2019
Servet Gunerigok
WASHINGTON
Departemen Luar Negeri Amerika Serikat menyatakan bahwa mantan Konsul Jenderal Arab Saudi di Istanbul terlibat dalam kasus pelanggaran hak asasi manusia.
Mohammed al Otaibi menjabat sebagai konsul jenderal Riyadh sebelum dicopot dari jabatannya tahun lalu, sehari setelah pembunuhan jurnalis Saudi Jamal Khashoggi.
"Pembunuhan Jamal Khashoggi adalah kejahatan yang keji. Keputusan ini adalah langkah penting dalam merespons pembunuhan Khashoggi," kata departemen itu dalam sebuah pernyataan.
Deplu menegaskan akan terus mendesak Arab Saudi untuk meluncurkan pengadilan yang adil dan transparan terhadap orang-orang yang bertanggung jawab atas kematian Khashoggi.
"Kami akan terus mencari semua fakta yang relevan, berkonsultasi dengan Kongres, dan bekerja sama dengan negara-negara lain untuk meminta pertanggungjawaban mereka yang terlibat dalam pembunuhan itu," tegas Deplu.
Pada 2 Oktober 2018, Khashoggi, jurnalis Washington Post, dibunuh di Konsulat Saudi di Istanbul oleh tim pembunuh Saudi kemudian jasadnya dipotong-potong. Hingga saat ini, jasadnya tak pernah ditemukan.