Rhany Chairunissa Rufinaldo
22 Agustus 2019•Update: 23 Agustus 2019
Umar Farooq
WASHINGTON
Departemen Luar Negeri AS mengumumkan pada Rabu bahwa pihaknya menawarkan hadiah hingga USD5 juta untuk informasi yang mengarah pada penangkapan tiga pemimpin teroris Daesh alias ISIS.
Washington sedang berusaha untuk menemukan Amir Muhammad Sa'id Abdal-Rahman al-Mawla (Hajji Abdullah), Sami Jasim Muhammad al-Jaburi (Hajji Hamid) dan Mu'taz Numan 'Abd Nayif Najm al-Jaburi (Hajji Taysir).
"Pengumuman ini datang pada saat yang penting ketika Koalisi Global untuk Kalahkan ISIS dan mitra kami di lapangan terus menargetkan sisa-sisa Daesh," kata juru bicara Departemen Luar Negeri Morgan Ortagus, selama konferensi pers
Muhammad dan Najm al-Jaburi adalah anggota senior Daesh dan anggota lama al-Qaeda, sementara Al-Mawla juga merupakan anggota senior Daesh yang menjabat sebagai cendekiawan agama untuk Al-Qaeda.
"Hadiah ini adalah momen penting dalam perjuangan kita melawan Daesh. Ketika Daesh dikalahkan di medan perang, kita bertekad untuk mengidentifikasi dan menemukan para pemimpin kelompok sehingga koalisi global bangsa-bangsa yang berjuang untuk mengalahkan Daesh dapat terus menghancurkan sisa-sisa mereka dan menggagalkan ambisi globalnya," kata Departemen Luar Negeri di situs web Rewards for Justice.
Muhammad al-Jaburi juga masuk dalam daftar Teroris Global Khusus (SDGT) yang dibuat oleh Departemen Keuangan.