Erric Permana
18 Juni 2020•Update: 18 Juni 2020
JAKARTA
ASEAN dan Rusia sepakat mempromosikan kerja sama pengembangan vaksin dan obat-obatan dalam menghadapi pandemi Covid-19 agar terjangkau dan bisa diakses semua negara.
Ini merupakan salah satu komitmen yang disepakati dalam pertemuan menteri luar negeri ASEAN-Rusia pada Rabu.
Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi mengatakan ASEAN dan Rusia juga berkomitmen mempromosikan kerja sama bidang kedokteran militer untuk menunjang upaya penanganan pandemi.
Menteri Retno mengatakan Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mengajak negara ASEAN bekerja sama dalam kerangka multilateralisme termasuk mendukung peran WHO mengatasi pandemi Covid-19 dan dampak ekonominya.
Menteri Lavrov kata dia menyarankan ASEAN memanfaatkan momentum untuk mengatasi meningkatnya persaingan di kawasan Asia Pasifik khususnya di masa pandemi.
Dalam pertemuan tersebut, Indonesia kata Menteri Retno mengusulkan tiga hal untuk meningkatkan kerja sama ASEAN dengan Rusia.
Pertama, Indonesia usulkan agar ASEAN dan Rusia bekerja sama dalam pengembangan vaksin dan obat-obatan.
"Kolaborasi ASEAN-Rusia dibutuhkan untuk menjamin akses dan harga yang terjangkau bagi seluruh negara," kata Retno pada Rabu.
Apalagi kata Menteri Retno, Rusia memiliki teknologi yang baik, sebanyak 9 dari sekitar 130 kandidat vaksin saat ini berasal dari negara itu.
"Sertifikasi Avifavir dan Levilimab sebagai obat bagi pasien COvid-19 di Rusia juga menunjukkan perkembangan menggembirakan" tambah Retno.
Indonesia juga mendorong penguatan kerja sama kesehatan melalui berbagai mekanisme di ASEAN.
"Hal ini dapat dilakukan melalui pembentukan mekanisme untuk pencegahan penyakit menular di ASEAN,"
"Bisa juga dukungan ASEAN Covid-19 Response Fund melalui mobilisasi dana kerja sama ASEAN – Rusia yang telah ada."
Indonesia juga menyampaikan bahwa ASEAN dan Rusia harus bekerja sama pemulihan ekonomi pasca-Covid-19.
“Kita memerlukan kolaborasi dua organisasi ekonomi kawasan, ASEAN dengan Eurasian Economic Commission (EEC) seperti yang telah disepakati dalam MoU ASEAN-EEC," ujar dia.