Maria Elisa Hospita
04 Agustus 2020•Update: 05 Agustus 2020
Hamdi Yildiz
YAMAN
Banjir yang dipicu oleh hujan lebat menewaskan sedikitnya 17 orang di Yaman Timur pada Selasa pagi.
Kantor kementerian kesehatan di Provinsi Marib mengatakan delapan anak termasuk di antara para korban jiwa.
Status darurat telah diumumkan di semua rumah sakit di wilayah tersebut.
Pemerintah Yaman telah meminta PBB untuk membantu korban banjir di berbagai provinsi di negara itu.
Yaman telah dirundung konflik sejak Maret 2015, setelah pemberontak Houthi yang didukung Iran menduduki ibu kota, Sana'a, hingga memaksa Presiden Abdrabbuh Mansour Hadi meninggalkan negara itu.
Konflik yang telah berlangsung selama lebih dari lima tahun itu telah menewaskan ribuan warga sipil dan menelantarkan 3,65 juta orang.
Hampir setengah dari lebih dari 30 juta orang Yaman membutuhkan bantuan kemanusiaan darurat.
Program Pangan Dunia mengungkapkan setidaknya 15,9 juta warga Yaman bangun kelaparan setiap harinya.
*Ditulis oleh Gozde Bayar