Aysu Bicer
04 Juli 2026•Update: 04 Juli 2026
Pemerintah Belanda pada Jumat meluncurkan strategi internasional baru mengenai kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) yang bertujuan memperkuat kerja sama global dalam tata kelola AI, mengurangi ketergantungan strategis, serta melindungi nilai-nilai demokrasi.
Dalam pernyataan yang disampaikan kepada Dewan Perwakilan Belanda, pemerintah menyebut AI "secara fundamental mengubah lanskap geopolitik" sehingga dibutuhkan aksi internasional yang terkoordinasi agar teknologi tersebut dikembangkan dan digunakan secara aman, adil, dan bertanggung jawab.
Pemerintah Belanda menyatakan ingin berkontribusi terhadap "transisi AI yang aman, adil, dan bertanggung jawab", sekaligus memastikan masyarakat dapat memanfaatkan potensi ekonomi dan keamanan yang ditawarkan teknologi tersebut.
Menurut dokumen strategi tersebut, AI menghadirkan peluang besar di berbagai bidang, seperti ketahanan siber dan inovasi pertahanan. Namun, pemerintah juga memperingatkan meningkatnya risiko akibat ketergantungan Eropa pada segelintir penyedia infrastruktur AI dari luar kawasan.
Pemerintah menilai ketergantungan tersebut menimbulkan kerentanan ekonomi dan keamanan di tengah situasi geopolitik yang semakin tidak stabil.
Dokumen itu juga menyoroti kekhawatiran bahwa AI dapat menurunkan hambatan bagi pelaku kejahatan siber maupun negara yang bersikap bermusuhan untuk menyerang infrastruktur digital serta menyebarkan disinformasi dalam skala besar.
Pemerintah memperingatkan kondisi tersebut berpotensi melemahkan kepercayaan terhadap institusi demokrasi apabila tidak ditangani melalui koordinasi internasional.
Tiga prioritas utama
Strategi tersebut menetapkan tiga prioritas utama, dimulai dengan membentuk regulasi AI di tingkat Uni Eropa melalui diplomasi yang lebih terarah di Brussel serta memperkuat kapasitas diplomasi global di bidang AI.
Selain itu, Belanda juga berupaya membangun koalisi internasional baru dengan negara-negara yang memiliki pandangan sejalan guna mencegah penyalahgunaan AI sekaligus mendukung inovasi yang bertanggung jawab.