Muhammad Abdullah Azzam
13 Mei 2019•Update: 14 Mei 2019
Yusuf Hatip
BRUSSELS
Pejabat pemerintah Belgia mengungkapkan negaranya akan mempertimbangkan kembali penjualan senjata ke Arab Saudi.
"Saya pikir bagus untuk menghentikan penjualan senjata ke Arab Saudi jika ternyata senjata kami digunakan dalam beberapa pertempuran seperti di Yaman,” ungkap Menteri Luar Negeri Belgia, Didier Reynders kepada stasiun televisi RTBF.
Reynders mengatakan menurut Konstitusi Belgia rancangan larangan penjualan senjata tersebut dapat diputuskan oleh pemerintah daerah yang menjadi tuan rumah perusahaan pembuat senjata.
Sementara Gubernur Wallonia, Willy Borsus, mengatakan kepada televisi RTBF bahwa jika ada perusahaan Belgia melanggar hukum negaranya, maka izin perusahaan tersebut bisa dibatalkan.
Hasil penelitian yang dirilis oleh beberapa media dan NGO di Belgia mengungkapkan bahwa Arab Saudi menggunakan senjata dan amunisi militer yang diimpor dari Belgia dalam perang di Yaman.