Maria Elisa Hospita
09 Mei 2019•Update: 10 Mei 2019
Gulsen Topcu
ANKARA
Setidaknya 27 pemberontak Houthi tewas dalam bentrokan dengan tentara Yaman di tenggara Provinsi Al-Bayda.
Situs resmi Kementerian Pertahanan Yaman, September Net, menyebutkan bahwa pasukan tentara nasional yang didukung oleh kelompok-kelompok perlawanan populer melaksanakan operasi setelah Houthi berusaha melancarkan serangan di distrik Az Zahir.
Situs itu tidak menyebutkan informasi tentang jumlah korban luka.
Menurut Kantor Berita SABA, milisi Houthi mengumumkan bahwa mereka telah membebaskan 15 tawanan pada Kamis.
Gubernur Al-Bayda Ali Mohammad Al Mansouri mengatakan pembebasan itu dilakukan "untuk memperkuat nilai-nilai toleransi".
Yaman telah dirundung kekerasan sejak 2014, ketika Houthi menguasai sebagian besar wilayah negara, termasuk ibu kota, Sanaa.
Krisis meningkat pada 2015 ketika koalisi militer pimpinan Saudi meluncurkan kampanye udara besar-besaran di Yaman untuk mengalahkan Houthi.
Konflik itu telah menghancurkan banyak infrastruktur dasar negara, sehingga PBB menggambarkan situasi di sana sebagai "salah satu bencana kemanusiaan terburuk di zaman modern".
*Ditulis oleh Erdogan Cagatay Zontur