02 Oktober 2017•Update: 02 Oktober 2017
Canberk Yuksel
NEW YORK
Pemain sepak bola Amerika
legendaris OJ Simpson dibebaskan dari penjara pada Minggu setelah sembilan
tahun meringkuk di balik jeruji atas perannya dalam aksi perampokan dan
penculikan pada 2007 di Las Vegas.
Kepolisian Nevada mengunggah foto dan video di media
sosial Facebook yang menampilkan Simpson menandatangani sejumlah dokumen
sebelum dilepas dari penjara Lovelock Correctional Center.
Pria 70 tahun itu bebas bersyarat setelah membawa
kasusnya ke dewan pertimbangan Juli lalu.
Simpson yang tampak menyesal menyampaikan permintaan maaf
dan mengatakan ingin menghabiskan waktu dengan keluarga dan teman-temannya.
Selama lima tahun ke depan, Simpson harus memenuhi persyaratan
kebebasannya, yang bisa dikurangi bila dia menunjukkan perilaku baik. Dia harus
mematuhi semua peraturan, termasuk tidak boleh pindah alamat atau meninggalkan
negara bagian sebelum diberikan izin oleh pihak berwajib. Dia dibolehkan mengonsumsi
alkohol, meski dibatasi.
Simpson juga tidak boleh bertemu dengan terdakwa kriminal
lainnya atau membawa senjata. Dia juga harus melakukan wajib lapor secara
berkala kepada polisi.
Simpson diperkirakan akan tinggal di Las Vegas untuk
sementara waktu, namun Juli lalu dia mengatakan berniat pindah ke Florida di mana
dia tinggal sebelum ditahan.
Jumat lalu, jaksa agung Florida Pam Bondi mengatakan
negara bagiannya tidak akan menerima Simpson.
"Perpindahan dia ke Florida tidak seharusnya menjadi
pilihan," kata Bondi. "Negara bagian kita tidak boleh menjadi tempat
berlibur bagi kriminal."
Pengacara Simpson Malcolm LaVergne sempat marah
menanggapi hal itu, dan memanggil Bondi "manusia terbodoh di bumi" di
Twitter.
"Simpson bisa dan akan pindah ke Florida. Bukan
urusanmu," tulis LaVergne.
Simpson pertama muncul di mata publik pada akhir tahun 1960an,
sebagai pemain sepak bola Amerika amatir sebelum meraih sukses di liga NFL.
Namanya kemudian tercoreng pada 1994 ketika ditahan
karena membunuh mantan istrinya, Nicole
Brown-Simpson, dan temannya Ron Goldman.
Kasus itu menjadi tontonan jutaan orang di seluruh dunia
dan membelah opini publik serta membuka diskusi bias rasial di antara pihak
penegak hukum.
Simpson dibebaskan pada 1995, yang kemudian menjadi
kontroversi baru.
Sepuluh tahun setelah itu, dia dijatuhi hukuman 33 tahun
penjara setelah memimpin gerombolan pencurian aksesori olahraga menggunakan
senjata api.