Nani Afrida
27 Agustus 2019•Update: 28 Agustus 2019
Muhammed Emin Canik
BUENOS AIRES
Presiden Brasil Jair Bolsonaro Senin malam menolak paket bantuan USD22 juta yang ditawarkan oleh negara-negara G7 untuk memadamkan kebakaran hutan Amazon, yang dianggap sebagai "paru-paru" bumi.
Lewat media sosial, Bolsonaro berpendapat ada agenda tersembunyi di balik tawaran bantuan Presiden Prancis Emmanuel Macron, dan mengatakan Brasil bukan wilayah kolonial.
Menurut Bolsonaro ia sudah berdiskusi dengan Presiden Kolombia Ivan Duque yang menjamin kedaulatan nasional dan sumber daya alam negara-negara tetangga di kawasan Amazon.
Penolakan Bolsonaro didasarkan pada gagasan bahwa alokasi jutaan dolar akan merusak kedaulatan Brasil.
Dalam konferensi pers bersamacPresiden Chili Sebastian Pinera Senin kemarin, Macron mengumumkan bahwa negara-negara G7 akan mengalokasikan USD22 juta untuk membantu upaya pencegahan kebakaran di Amazon.
Dia juga mengatakan Prancis akan memberikan dukungan militer di wilayah itu untuk memerangi kebakaran.
Ketegangan antara Prancis dan Brasil meningkat setelah Macron menyerukan pertemuan darurat negara-negara G7 terkait kebakaran.
Bolsonaro menuduh Macron memiliki pola pikir kolonial.
Sementara salah satu pengikut Bolsonaro mengejek istri Macron di media sosial Minggu karena penampilannya dan pemimpin Brasil itu menjawab "Jangan mempermalukan pria itu, ha ha."
Macron bereaksi terhadap komentar Bolsonaro dengan mengatakan pernyataan Bolsonaro “luar biasa kasar”.
* Ditulis oleh Ali Murat Alhas