Tujuan dari jurusan tambahan ini adalah untuk memenuhi permintaan pasar, teknologi, dan kebutuhan pengembangan, sejalan dengan strategi nasional Beijing, menurut pernyataan itu.
Berk Kutay Gökmen
23 April 2025•Update: 25 April 2025
ISTANBUL
China mengumumkan pada hari Selasa bahwa mereka akan memperbarui program studi sarjananya dengan mengintegrasikan Kecerdasan Buatan (AI), demikian dilaporkan media lokal.
Kementerian Pendidikan China memperkenalkan 29 jurusan akademik baru di bidang-bidang yang sedang berkembang seperti AI dan ekonomi dataran rendah. Program-program baru ini akan menjadi bagian dari ujian masuk perguruan tinggi tahun ini, menurut pernyataan resmi kementerian yang dikutip oleh Global Times.
Tujuan dari jurusan tambahan ini adalah untuk memenuhi permintaan pasar, teknologi, dan kebutuhan pengembangan, sejalan dengan strategi nasional Beijing, menurut pernyataan itu.
Program tambahan tersebut mencakup spesialisasi seperti studi regional dan negara, sains dan teknik netralitas karbon, sains dan teknologi kelautan, dan keamanan perawatan kesehatan.
Untuk mengimbangi perkembangan teknologi mutakhir, program-program baru seperti teknik molekuler cerdas, teknik perangkat dan peralatan medis, dan teknik informasi spasiotemporal juga telah ditambahkan ke katalog kurikulum.
Jurusan yang digerakkan pasar seperti manajemen pelayaran internasional dan olahraga penerbangan telah ditetapkan agar lebih selaras dengan permintaan industri.
Program baru yang berpusat pada peran AI dalam mendorong kemajuan ekonomi dan sosial, seperti pendidikan AI, rekayasa audiovisual cerdas, dan drama digital, juga telah diperkenalkan.