Muhammad Nazarudin Latief
11 Maret 2019•Update: 11 Maret 2019
Fuat Kabakci
BEIJING
China meluncurkan satelit komunikasi baru ke orbit dari Pusat Peluncuran Satelit Xichang (CASC) di Provinsi Sichuan, China baratdaya, Minggu.
Satelit "ChinaSat 6C" diluncurkan oleh roket pembawa Long March-3B. Roket ini sebelumnya sudah menyelesaikan misi peluncuran yang ke-300.
China telah meluncurkan lebih dari 500 pesawat ruang angkasa ke orbit sejak 1970.
Satelit tersebut akan menyediakan layanan transmisi radio dan TV berkualitas tinggi.
Satelit itu akan melakukan tugasnya di orbit geostasioner, dan akan berisi pulau-pulau di Cina, Australia, Selandia Baru, dan Pasifik Selatan.
China sedang giat-giatnya membangun industri luar angkasa. Pesawat ruang angkasa negara itu menjadi yang pertama mendarat di bulan pada 2 Januari.
Selain itu, mereka juga akan meluncurkan kendaraan pengintai Mars pada Juli atau Agustus 2020.
Cina juga berencana meluncurkan misi eksplorasi ke Jupiter sekitar 2029.
Ditulis oleh Zehra Nur Duz