Hayati Nupus
07 Desember 2019•Update: 09 Desember 2019
Islamuddin Sajid
ISLAMABAD, Pakistan
China pada Jumat mengumumkan akan mengecualikan beberapa kedelai dan daging babi AS dari tarif, seiring upaya untuk menurunkan ketegangan serta mengamankan kesepakatan perdagangan, lapor media lokal.
Otoritas Bea Cukai mengatakan dalam pernyataannya bahwa beberapa pembelian dua jenis komoditas itu oleh perusahan-perusahaan China tak akan dikenai sanksi sebagai aksi balasan perang dagang dengan AS, lapor harian lokal South China Morning Post.
Sejumlah perusahaan China telah “mengimpor barang-barang tersebut dari Amerika Serikat,” tambah pernyataan itu.
Pengumuman itu dikeluarkan di tengah pembicaraan bilateral yang “serius dan mendalam” dalam dua pekan terakhir antara Beijing dan Washington untuk mengakhiri perang dagang antara keduanya dan mencapai kesepakatan yang akan menstabilkan ekonomi dunia.
Kamis lalu, Beijing mengumumkan China dan AS bersepakat untuk menghapus tarif tambahan pada masing-masing barang lainnya.
Kementerian Perdagangan China mengatakan kedua pihak akan memutuskan bagaimana tarif-tarif itu akan dipulihkan di tahap awal.
Awal pekan ini, Presiden China Xi Jinping mengumumkan bahwa negaranya akan mendorong impor dan menurunkan tarif barang masuk ke negara itu.
Presiden AS Donald Trump menuduh China melanggar hak paten yang berasal dari Amerika.
Defisit perdagangan antara AS dan China sekitar USD419,2 miliar, dengan rekor impor Washington senilai USD539,5 miliar tahun lalu.