Maria Elisa Hospita
01 November 2019•Update: 01 November 2019
Mahmoud Barakat
ANKARA
Kelompok teroris Daesh, yang juga dikenal sebagai ISIS, mengkonfirmasi kematian pemimpinnya Abu Bakar al-Baghdadi dalam sebuah pesan audio.
Menurut pernyataan yang didistribusikan oleh Al-Furqan - sayap media kelompok itu - Abu Ibrahim al-Hashimi al-Qurayshi, telah ditunjuk sebagai pemimpin baru Daesh/ISIS.
Dalam rekaman suara yang dirilis lewat Telegram, Abu Hamza al-Qurayshi, juru bicara kelompok teror baru, mengkonfirmasi kematian al-Baghdadi dan Abu al-Hassan al-Muhajir, mantan juru bicara Daesh.
Pekan lalu, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan kematian al-Baghdadi setelah operasi malam di Provinsi Idlib, barat laut Suriah.
Di bawah kepemimpinan Baghdadi, Daesh menyebar ke sejumlah area di Irak dan Suriah sejak tahun 2013, kemudia mengklaim "kekhalifahan" di wilayah itu, sekaligus merencanakan dan melancarkan serangan dari sana.
Baghdadi telah menjadi target utama dalam pemerintahan Trump dan Obama.
Ketika koalisi pimpinan AS mengambil alih wilayah yang dikuasai kelompok teror itu, Baghdadi hanya sesekali mengirim pesan audio ke para pengikutnya.