Muhammed Yasin Güngör
21 September 2026•Update: 21 September 2026
Debat Umum Tingkat Tinggi Sidang Majelis Umum PBB akan dimulai pada Selasa di New York dengan mengusung tema "memulihkan kepercayaan," mempertemukan para pemimpin dunia untuk membahas berbagai tantangan global.
Para kepala negara dan pemerintahan akan berkumpul dalam Sidang Majelis Umum PBB ke-81 untuk membahas berbagai isu utama terkait keamanan internasional, geopolitik, dan ekonomi.
"Memulihkan kepercayaan, mengelola transformasi: PBB yang bekerja untuk semua" menjadi tema resmi pertemuan tahun ini.
Debat Umum akan dimulai di ruang Sidang Majelis Umum dengan mengikuti tradisi diplomatik yang telah berlangsung lama, yakni Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva menyampaikan pidato pembuka, kemudian dilanjutkan oleh pemimpin negara tuan rumah, Presiden AS Donald Trump.
Sejumlah pemimpin dunia dijadwalkan berpidato pada sesi pembukaan pagi hari, termasuk Presiden Turkiye Recep Tayyip Erdogan, Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad al Thani, Raja Yordania Abdullah II, dan Presiden Kyrgyzstan Sadyr Japarov.
Pada sesi berikutnya, Majelis Umum juga akan mendengarkan pidato Presiden Lithuania Gitanas Nauseda, Presiden Peru Keiko Fujimori, Presiden Chile Jose Antonio Kast, Presiden Prancis Emmanuel Macron, Presiden Finlandia Alexander Stubb, Adipati Agung Luksemburg Guillaume, dan Presiden Angola Joao Lourenco.
Sidang Majelis Umum PBB secara resmi telah dimulai pada 8 September, sementara Debat Umum yang menjadi agenda utamanya akan berlangsung hingga 26 September sebelum ditutup dengan pidato terakhir pada 28 September.