Chandni
29 Maret 2018•Update: 29 Maret 2018
Michael Hernandez
WASHINGTON
Dewan Keamanan PBB pada Rabu "dengan keras" mengecam insiden peluncuran rudal oleh pemberontak Houthi di Yaman terhadap beberapa kota di Arab Saudi.
Sejumlah kawasan di Saudi, termasuk ibu kota Riyadh, diserang pada Minggu malam. Satu orang tewas dan dua orang lainnya terluka dalam serangan tersebut.
"Anggota-anggota Dewan Keamanan menekan bahwa serangan-serangan seperti itu menjadi ancaman keamanan besar bagi Kerajaan Arab Saudi serta juga mengancam keamanan regional," kata mereka lewat sebuah pernyataan.
Anggota Dewan Keamanan "mengungkapkan kekhawatiran" terhadap pernyataan Houthi yang mengatakan mereka berencana terus menyerang Saudi dan negara-negara lain di kawasan itu.
Mereka juga menyampaikan keprihatinan mengenai situasi kemanusiaan di Yaman yang kian memburuk, sementara Saudi dan rekan-rekan koalisinya terus menyerang untuk mengusir pemberontak Houthi.
Dewan Keamanan "menghimbau semua pihak yang terlibat konflik untuk membuka akses kemanusiaan," tambah mereka.
Yaman dilanda perang saudara sejak 2014, ketika kelompok pemberontak Houthi menguasai ibu kota Sanaa dan sebagian besar wilayah negara, sehingga memaksa pemerintah Yaman yang diakui secara internasional melarikan diri ke Arab Saudi.
Pada 2015, Arab Saudi dan sekutunya melancarkan kampanye udara besar-besaran untuk menggulingkan pertahanan Houthi.