Umar İdris
14 Agustus 2019•Update: 14 Agustus 2019
Umar Farooq
WASHINGTON
CBS Corporation (Corp) dan Viacom mencapai kesepakatan untuk bergabung. Kesepakatan ini terjadi pada Selasa pekan ini, setelah pembicaraan bertahun-tahun.
CBS membeli semua saham Viacom dengan nilai harga saham terbaru yang membuat Viacom memiliki kapitalisasi pasar (market capitalization) sebesar USD12 miliar. Nilai pasar (market value) CBS saat ini adalah USD18 miliar.
Chief Executive Viacom Robert Bakish akan memimpin perusahaan hasil merger yang akan diberi nama ViacomCBS.
Kesepakatan antara raksasa media menandai penyatuan kembali dua perusahaan yang pernah bersama lebih dari satu dekade lalu.
CBS dan Viacom pertama kali merger pada tahun 1999 dalam sebuah kesepakatan yang bernilai USD35,6 miliar, tetapi terpisah enam tahun kemudian.
"Hari ini menandai hari yang penting bagi CBS dan Viacom, karena kami menyatukan aset dan kemampuan pelengkap kami dan menjadi salah satu dari sedikit perusahaan dengan luas dan kedalaman konten dan jangkauan untuk membentuk masa depan industri kami," kata Bakish, dalam sebuah pernyataan.
Gabungan pendapatan ViacomCBS diperkirakan akan mencapai USD28 miliar dan akan memegang pangsa pasar terbesar sebesar 22 persen dari total pemirsa televisi Amerika, kata kedua perusahaan dalam sebuah pernyataan.
Kesepakatan itu akan menempatkan ViacomCBS dalam persaingan langsung dengan konglomerat media lainnya, seperti Walt Disney Co., AT&T, dan perusahaan internet Netflix dan Amazon. Pada bulan Maret, Walt Disney Co mengakuisisi 21st Century Fox seharga USD52 miliar dan AT&T memperoleh Time Warner Cable pada Juni dalam kesepakatan senilai USD85 miliar.
Kedua perusahaan itu telah lama dikendalikan oleh raja media Sumner Redstone dan baru-baru ini dikendalikan oleh putrinya, Shari Redstones, melalui perusahaan National Amusements, yang memiliki teater di AS dan Inggris.
Shari Redstone menjabat sebagai wakil CEO ViacomCBS dan presiden National Amusements.
"Saya sangat senang melihat dua perusahaan besar ini bersatu sehingga mereka dapat menyadari kekuatan luar biasa dari aset gabungan mereka," kata Shari, dalam sebuah pernyataan. Shari diperkirakan akan menjadi CEO ViacomCBS. "Ayahku pernah berkata 'konten adalah raja' dan tidak pernah ada yang lebih benar dari hari ini."