Rhany Chairunissa Rufinaldo
25 Juni 2019•Update: 26 Juni 2019
Hakan Copur
WASHINGTON
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan akan bertemu dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump di KTT G-20 Osaka di Jepang yang akan digelar pada 28-29 Juni.
Menurut seorang pejabat senior Gedung Putih, yang mengumumkan keseluruhan program KTT Trump pada Senin, kedua pemimpin akan membahas soal sistem pertahanan rudal S-400 Rusia dan hubungan bilateral.
Pejabat itu mengatakan bahwa Trump juga akan bertemu Presiden China Xi Jinping, Presiden Rusia Vladimir Putin, Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman, Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe, Perdana Menteri India Shinendra Abi, Kanselir India Angela Merkel dan Perdana Menteri Australia Scott Morrison.
Mengenai pengadaan jet tempur F-35 dari Amerika Serikat, Erdogan mengatakan negaranya bukan hanya pelanggan, tetapi juga ko-produsen jet tersebut.
Hubungan AS dan Turki telah memanas dalam beberapa bulan terakhir karena Turki mulai menerima sistem pertahanan rudal mutakhir Rusia, yang menurut Washington akan membahayakan posisi Turki dalam program jet tempur F-35 AS, dan bahkan bisa memicu sanksi kongres.
Karena upayanya untuk membeli sistem pertahanan udara dari AS tak kunjung berhasil, Ankara memutuskan membeli sistem S-400 Rusia pada 2017.
Para pejabat AS menyarankan Turki untuk membeli sistem rudal Patriot AS ketimbang S-400 dari Moskow, dengan alasan sistem Rusia tidak sesuai dengan sistem NATO.
Sementara itu, Turki, menekankan bahwa S-400 tidak akan diintegrasikan ke dalam sistem NATO dan tidak akan menimbulkan ancaman bagi aliansi.