Umar Idris
22 Maret 2020•Update: 23 Maret 2020
Davut Demircan
ANKARA
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan meyakinkan warga Turki pada Sabtu tentang upaya pemerintahannya untuk mengendalikan pandemi virus korona jenis baru.
Erdogan mengatakanTurki sedang melakukan tugasnya dengan lembaga-lembaganya untuk melayani warganya.
“Saya harap kita bisa melewati masa-masa sulit ini bersama. Ikuti saja peraturan dan panduannya dan juga tetap tinggal di rumah,” katanya melalui Twitter.
Erdogan juga menegaskan warganya yang berusia di atas 65 dan siapa pun yang memiliki penyakit kronis tidak boleh pergi ke luar rumah.
Erdogan berterima kasih kepada para pekerja kesehatan atas upaya yang telah mereka lakukan untuk menjaga negara tetap aman.
"Saya memberi tepuk tangan kepada semua dokter, perawat atas nama keluarga saya dan bangsa saya, saya percaya kita akan menyelesaikan ini dengan mereka," katanya.
Dia juga mengatakan Turki telah mengambil langkah darurat untuk membantu negara itu menangani virus itu.
“Kami memiliki semua jenis produk yang tersedia. Di pasar, tidak ada yang habis atau kehabisan stok,” tambahnya.
Saat ini Turki memiliki 947 kasus yang dikonfirmasi positif, dengan 21 kematian.
Covid-19 muncul di Wuhan, China pada Desember lalu, dan telah menyebar ke 167 negara dan wilayah, menurut data yang dikumpulkan oleh Johns Hopkins University yang berbasis di A.S.
Dari lebih dari 303.000 kasus yang dikonfirmasi, jumlah kematian sekarang mendekati 13.000 orang di seluruh dunia, sementara lebih dari 91.600 telah pulih dan sembuh.
Meskipun jumlah kasus meningkat, sebagian besar yang terinfeksi hanya mengalami gejala ringan dan sembuh.
Organisasi Kesehatan Dunia menyatakan wabah virus ini sebagai pandemi sehingga setiap negara harus mengambil langkah-langkah penting untuk menghentikan penyebarannya.