Ekip
01 Juli 2022•Update: 05 Juli 2022
ANKARA
Presiden Recep Tayyip Erdogan pada Kamis mengatakan bahwa Turki akan selalu memiliki hak suara untuk [menentukan] masa depan NATO, seperti di masa lalu dan saat ini.
Ungkapan presiden Turki ini mengacu pada peran penting negara itu dalam aliansi militer tersebut.
“Saat kami mengambil kebijakan luar negeri yang independen, kami akan terus memberikan kontribusi yang diperlukan untuk NATO dalam semangat Aliansi,” kata Erdogan dalam serangkaian cuitan tentang KTT di Madrid.
Presiden Turki mengatakan KTT NATO memberikan kesempatan kepadanya untuk bertemu dengan banyak kepala negara dan pemerintahan.
Presiden Turki mengadakan pertemuan dengan para pemimpin Amerika Serikat (AS), Jerman, Prancis, Inggris, Spanyol, Belanda, Austria dan Uni Eropa di sela-sela KTT di Madrid.
Selama pertemuan di sana, kami melakukan diskusi tentang perkembangan di Ukraina, kata Erdogan.
Dia memuji pertemuan di Madrid sebagai “salah satu KTT paling penting NATO sepanjang sejarahnya.”
“Kami mendukung Konsep Strategis, yang akan menggantikan dokumen yang diadopsi pada KTT Lisbon 2010 dan menetapkan prospek masa depan Aliansi,” tukas dia.