Muhammad Enes Calli
13 September 2023•Update: 14 September 2023
ISTANBUL
Turkiye terus memberikan dukungan kepada Libya yang dilanda banjir besar setelah Badai Daniel menghantam negara itu, kata Presiden Turkiye Recep Tayyip Erdogan pada Selasa.
“Turkiye tidak pernah meninggalkan rakyat Libya sendirian hingga saat ini, di masa-masa sulit ini, kami berada di samping saudara kami dengan seluruh sumber daya yang kami miliki,” kata Erdogan saat berbicara di Simposium Konstitusi Baru yang diselenggarakan oleh Direktorat Komunikasi Turkiye di Ankara.
Dia mengatakan Turkiye sejauh ini telah mengirimkan tiga pesawat kargo berisi bantuan ke Libya.
"Maksud kami adalah memastikan luka-luka di Libya disembuhkan sesegera mungkin," ujar dia.
Lebih dari 5.000 orang tewas dan ribuan lainnya masih belum ditemukan akibat bencana di timur Libya. Kota Benghazi, Al Bayda dan Al-Marj, serta Soussa dan Derna menjadi kota yang terkena dampak paling parah.
Konstitusi Baru
Terkait upaya untuk memperkenalkan Konstitusi baru di Turkiye, Erdogan mengatakan, "Kami belum menyerah dari tujuan kami untuk mencapai Konstitusi baru yang sipil, demokratis, berorientasi kebebasan, dan inklusif untuk negara kami."
“Kami tidak akan pernah berhenti bekerja, dan berjuang sampai kami memperkenalkan Konstitusi baru, yang merupakan salah satu elemen dari visi Abad Turkiye, kepada rakyat kami,” ucap Presiden.
Dia menambahkan, "Saya menyerukan kepada semua partai politik, masyarakat sipil, dan akademisi: ‘mari kita bicara, berdiskusi, dan bernegosiasi untuk merumuskan teks Konstitusi yang paling ideal’."
Erdogan mengatakan tujuan konstitusi baru ini adalah untuk memprioritaskan kemanusiaan, dan mencerminkan keragaman dan kekayaan bangsa Turkiye.