27 Juli 2017•Update: 27 Juli 2017
Roy Ramos
KOTA ZAMBOANGA, Filipina
Pemerintah telah menetapkan status darurat banjir untuk Cotabato setelah 25 dari 37 desa terendam banjir akibat diguyur hujan deras selama 3 pekan, kata Kantor Berita Filipina, Rabu.
Walikota Cynthia Guiani-Sayadi mengatakan bahwa dewan kota menetapkan status tersebut agar izin dana operasi bantuan kepada lebih dari 100.000 penduduk dapat dikeluarkan.
Cotabato adalah rumah bagi sekitar 300.000 penduduk, dilalui oleh anak sungai Sungai Mindanao – sungai terbesar kedua di Filipina, dan banyak sungai besar lainnya yang terhubung ke Liguasan Delta seluas 220.000 hektar di lembah atas pusat Mindanao.
Liguasan Delta adalah cekungan akhir untuk belasan sungai besar di daerah pedalaman dekat provinsi Sultan Kudarat, Cotabato Utara dan Cotabato Selatan.
Otoritas Pembangunan Mindanao ditugaskan untuk menemukan solusi atas banjir di Cotabato dan kota terdekat lainnya. Saat ini, rencana yang dikembangkan sebelumnya sedang menunggu persetujuan dari Departemen Pekerjaan Umum dan Jalan Raya.