Rhany Chairunissa Rufinaldo
10 Januari 2019•Update: 10 Januari 2019
Davit Kachkachishvili
TBILISI, Georgia
Jumlah korban tewas akibat virus H1N1 di Georgia meningkat menjadi 10 orang, kata Kementerian Kesehatan, Rabu.
Kementerian mengatakan bahwa beberapa rumah sakit di seluruh negeri, serta lima rumah sakit di ibu kota Tbilisi, mulai beroperasi 24 jam.
Menteri Kesehatan, Perburuhan dan Urusan Sosial Georgia Davit Sergeenko mengatakan sebanyak 640 orang dirawat di seluruh negeri akibat virus ini, sementara 39 orang berada dalam perawatan intensif.
Kementerian Pendidikan Georgia memperpanjang liburan sekolah dari 15 Januari menjadi 18 Januari karena meningkatnya kasus virus H1N1.
Virus H1N1, juga disebut flu babi, adalah penyakit pernapasan yang disebabkan oleh influenza yang merebak pada 2009 dan pertama kali dilaporkan muncul di Meksiko.